Inilah Tujuh Waktu yang Dianjurkan Rasulullah Untuk Bersiwak

0
216

Bersiwak merupakan kegiatan membersihkan mulut seperti menggosok gigi namun menggunakan benda yang kasar dan harum. Ada banyak manfaat yang akan diperoleh dari bersiwak ini. Di antaranya dapat mengharumkan mulut, menguatkan gusi, dan bisa menghilangkan penyakit.

Maka tidak salah apabila Baginda Rasulullah SAW sangat gemar bersiwak di beberapa kegiatan sehari-harinya. Karena selain dapat membersihkan mulut, dengan bersiwak kita juga akan memperoleh keridhaan dari Allah SWT.

Oleh sebab itu, tidak salah apabila Rasulullah juga menganjurkan umatnya untuk melakukan siwak. Bahkan ada waktu-waktu yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk melakukan siwak. Kapan sajakah waktu tersebut? Berikut informasi selengkapnya.

1. Ketika Membaca Al-Quran

Waktu pertama yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk bersiwak adalah ketika kita hendak membaca Al-Qur’an. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya jika seorang hamba bersiwak, kemudian melakukan shalat, maka ada seorang malaikat yang berdiri di belakangnya untuk mendengarkan bacaannya. Malaikat itu akan mendekat kepadanya hingga meletakkan mulutnya pada mulut orang tersebut. Dan tidaklah keluar dari mulut orang tersebut berupa bacaan al-Qur‘an kecuali akan masuk ke dalam perut malaikat, maka bersihkanlah mulut kalian bila hendak membaca al-Qur‘an.” (HR. Al-Bazzar, hasan).

2. Ketika Sebelum Atau Sesudah Berwudhu

Selain dilakukan ketika hendak membaca Al-Qur’an, Rasulullah SAW juga menganjurkan kepada kita untuk bersiwak ketika sebelum atau sesudah berwudhu. Meskipun bukan suatu perkara yang diwajibkan, akan tetapi alangkah lebih baiknya kita melaksanakan anjuran tersebut. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Seandainya tidak memberatkan umatku, sungguh aku akan memerintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali berwudhu” (HR. Al-Bukhari).

3. Ketika Hendak Shalat

Shalat merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan oleh kaum muslimin. Ada banyak tata cara yang harus dilakukan sebelum kita melaksanakan shalat. Selain diwajibkan untuk berwudhu atau bersuci, Rasulullah ternyata juga menganjurkan kita untuk bersiwak.

“Seandainya tidak memberatkan umatku, sungguh aku akan memerintahkan mereka untuk bersiwak setiap hendak melaksanakan shalat.” (HR. Al-Bukhari).

Namun, hal yang harus digaris bawahi adalah bersiwak ketika hendak shalat itu dianjurkan bukan diwajibkan. Tapi apabila dilaksanakan tentu kita akan memperoleh pahala. Rasulullah SAW bersabda:

“Dua rakaat shalat yang dikerjakan dengan bersiwak, lebih utama dari tujuh puluh rakaat yang dikerjakan tanpa bersiwak.” (HR Abu Naim)

4. Bangun Shalat Malam

Tidak hanya ketika melaksanakan shalat wajib saja, namun Rasulullah SAW juga menganjurkan kita untuk bersiwak ketika bangun tidur untuk melaksanakan shalat malam. Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu berkata:

“Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bila terbangun hendak shalat malam, beliau biasa bersiwak.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

5. Saat Masuk Rumah

Ternyata bersiwak menjadi salah satu kegiatan yang paling sering di lakukan oleh Rasulullah dalam kesehariannya. Bahkan tidak hanya ketika melakukan ibadah saja. Beliau juga bersiwak ketika memasuki rumah. Dari Al Miqdam bin Syuraih dari ayahnya, dia berkata,

Aku bertanya pada Aisyah, “Apa yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan ketika mulai memasuki rumah beliau?” Aisyah menjawab, “Bersiwak” (HR. Muslim).

6. Bangun Dari Tidur

Bangun tidur menjadi salah satu waktu yang digunakan oleh Rasulullah SAW untuk bersiwak. Hal ini bermanfaat untuk membersihkan mulut serta menghilangkan bau mulut yang kerap menyerang ketika bangun tidur. Oleh karena itu, alangkah baiknya apabila kita bersiwak ketika bangun dari tidur.

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata (yang artinya), “Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak tidur pada malam hari atau siang hari kemudian beliau bangun melainkan beliau pasti gosok gigi terlebih dahulu sebelum berwudhu” (HR. Abu Dawud, Shahih Abu Dawud I/14 no. 51).

7. Ketika Bau Mulut Berubah

Waktu terakhir yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk bersiwak adalah ketika bau mulut mulai berubah. Seperti yang diketahui bahwa tujuan utama dari bersiwak ini selain untuk meneladani Rasulullah SAW juga untuk mendapatkan manfaat yakni menghilangkan bau mulut. Ketika mulut kita sudah mulai mengeluarkan bau yang kurang sedap, maka segeralah bersiwak. Rasulullah SAW bersabda:

“Bersiwak membuat mulut bersih dan mendatangkan ridha Allah” (HR. An Nasa-i dan Ahmad, shahih).

Demikianlah informasi mengenai tujuh waktu yang dianjurkan oleh Rasulullah SW untuk bersiwak. Alangkah lebih baiknya apabila kita mengikuti anjuran Rasulullah tersebut. Selain akan mendapatkan mulut yang harum, kita juga akan mendapatkan keridhaan dari Allah. Semoga kita mudahkan untuk melaksanakan anjuran Rasulullah tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda