Beginilah Cara Jaga Hati Agar Tidak Mudah Tergoda Maksiat

0
573

Hati merupakan salah satu anggota penting yang memiliki fungsi penting. Hati atau dalam bahasa Arab dikenal dengan nama qalbun ini tidak hanya segumpal daging yang terletak di bagian kiri dada manusia saja, akan tetapi juga menjadi tolak ukur keimanan seorang muslim.

Bahkan Rasulullah SAW pernah bersabda bahwasanya apabila hati manusia tersebut baik, maka baiklah seluruh tubuhnya dan juga sebaliknya. Hati yang buruk justru akan dapat menjerumuskan seseorang ke dalam lembah kemaksiatan.

Hal ini jelas dilarang dalam ajaran agama Islam. Maka tidak heran apabila kita senantiasa diperintahkan untuk menjaga hati agar tetap bersih dan terhindar dari perbuatan maksiat. Lantas, hal apa sajakah yang seharusnya kita perbuat? Berikut ulasan selengkapnya.

Hati manusia itu ibarat cermin bagi kepribadian seseorang. Apabila pemilik hati tersebut tidak menjaganya, maka ia akan mudah kotor dan berdebu. Tujuannya adalah agar hati tersebut tidak dihinggapi niatan untuk berbuat maksiat, riya’, dengki, ghibah dan perbuatan tercela lainnya.

Menjaga hati agar bersih menjadi hal penting yang harus diperhatikan kaum muslimin. Tujuannya adalah agar kita senantiasa konsisten berada di jalan Allah SWT. Jangan pernah melalaikan amalan kecil yang dapat membuat hati terhindari dari maksiat. Hati yang bersih ini tidak hanya menguntungkan saat berada di dunia, namun juga untuk bekal di akhirat kelak.

Allah SWT berfirman: “Dan janganlah Kau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan. (yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna. Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih”. (Q.S Al-Syu’ara: 87-89)

Jikalau sudah terlanjur memiliki hati yang kotor dan gemar berbuat maksiat karenanya maka hal ini patut diwaspadai. Sebab kebiasaan seperti ini akan menyengsarakan saat berada di akhirat kelak. Rasulullah SAW pernah bersabda untuk membuat hati manusia tidak lagi berkarat.

“Qalbu berkarat karena dua hal yaitu lalai dan dosa. Dan pembersihnya-pun dengan dua hal yaitu istighfar dan dzikrullah.” [HR.Ibnu Ab’id dun ya Al-Baihaqi].

Dengan memperbanyak istighfar dan juga berzikir maka akan membuat kita jauh dari perbuatan maksiat, sebab ketika berniat untuk melakukannya saja kita sudah mengingat bahwa Allah SWT Maha Mengetahui atas segala sesuatu yang diperbuat oleh hamba-Nya.

Demikianlah informasi mengenai cara membuat hati agar terhindar dari perbuatan maksiat. Cara tersebut adalah dengan perbanyak beristighfar dan juga berdzikir. Semoga kita termasuk hamba Allah yang mempunyai kebersihan hati.

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar anda
Masukkan nama anda